|
taken without permission from paulgraham.com

...if you're content to develop new technologies at a slower rate than the rest of the world, what happens is that you don't invent anything at all. Anything you might discover has already been invented elsewhere. And the only thing you can offer in return is raw materials and cheap labor. Once you sink that low, other countries can do whatever they like with you: install puppet governments, siphon off your best workers, use your women as prostitutes, dump their toxic waste on your territory-- all the things we do to poor countries now......

jadi salah satu cara Indonesia keluar dari lingkaran kehinaan adalah dengan mendirikan startups... ayo temen-temen mahasiswa yang baru lulus atau belom dapet kerja, bikin startups.. ntar aku ikutan kerja disana :D.
Siapa Paul Graham, hmm sebagian orang bilang sih dia semacam startup guru gitu.. dia juga programmer LISP yang sedang membuat bahasa baru (atau udah jadi ya?), namanya Arc.. artikel-artikel di situsnya lumayan bagus-bagus lho.. apalagi buat yang bercita-cita bikin startups, banyak tips-tips mendirikan startups.. nggak tahu juga sih apakah tips-tipsnya berlaku untuk di Indonesia tapi buat netcrawler yang gak banyak kerjaan macem saya sih.. gak rugi lah buka paulgraham.com.. huehueh
cuman salah satu kekurangan dia... he hates JAVA.. (..hiks.. emang gak bisa bikin startups dengan JAVA?)
|
Bicara tentang kerapuhan Indonesia memang tidak akan pernah ada habisnya... hari ini saya dapet e-mail dari teman saya mdani, isinya tentang bagaimana India dan orang-orangnya bisa begitu berkembang, bahkan salah satu orang India bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia (kalimatnya terdengar aneh ya?...), yaitu Lakhsmi Mittal... untuk lebih lengkapnya baca sendiri saja di sini
Dua hari lalu editorial smartFM berisi tentang betapa kerapuhan kita saat ini adalah harga yang harus dibayar karena 'kenyamanan' yang telah kita dapatkan di rezim sebelumnya. Berlimpahnya utang, berlimpahnya subsidi BBM, pembangunan semu-lah istilahnya.. tentu yang salah bukan hanya pejabatnya saja.. kita-kita yang menikmati juga pasti punya andil..
Jangan takut kawan.. Indonesia kan masih berproses, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.. siapa tahu 10 tahun lagi 5 orang terkaya didunia berasal dari Indonesia semua....hehehe bicara memang mudah...

o ya kemarin abis jalan-jalan ke gramedia, beli UML Distillednya Martin Fowler, terjemahan, sama buku Winners Never Cheat-nya Jon Huntsmann... sebenarnya mo cari Ayat-ayat Cinta.. rekomendasi teman saya Kiky.. cuman entah kenapa sampai di Gramedia malah lupa... hehehe.
Beli UML Distlilled, soale lagi keranjingan UML, MDA, dlsb hehehe.. biasa, cinta platonik... paling 2 minggu ke depan udah ilang lagi.. tapi mending sih daripada nggak tau sama sekali.. Kalo yang Winners Never Cheat.. saya beli soale ngerasa selama 23 taun hidup saya curang melulu.. dan emang bener sih, gak pernah menang.. huehuhe.


..jam sembilan malam aku pulang........
|
Demi pagi yang cerah. Dan demi malam yang kelam.
Tuhanmu tidak pernah meninggalkanmu, dan tidak pula membencimu.
Akhir akan lebih baik daripada awal.
Dan Tuhanmu mengaruniaimu sehingga kamu ridha.
Bukankah Aku mendapatimu sebagai yang tak memiliki pegangan, kemudian menuntunmu?
Bukankah Aku menemukanmu kebingungan, kemudian menunjukimu?
Bukankah Aku menemuimu kekurangan, kemudian mencukupimu?
Maka kepada yang tidak memiliki pegangan, janganlah sewenang-wenang.
Kepada yang meminta, janganlah mengusir.
Dan karunia Tuhanmu, sebarkanlah.

...diambil tanpa izin dari kun.co.ro
|
Tahun 2005, tahun refleksi kita sebagai manusia.. ternyata alam masih punya kekuatan. Setelah Tsunami di asia tenggara ada badai Katrina di Amerika sana..
wah ternyata alam gak mengenal batas-batas ideologi, ekonomi dan status, kalo udah mau ngamuk ya ngamuk aja....
Mulai sekarang harusnya kita sadar.. ternyata bumi yang kita tempati ini satu.. tidak pernah ada batas-batas... kejadian di satu benua mempengaruhi benua lain.. pemakaian CFC di benua satu bisa menyebabkan kanker kulit di benua yang lain.
Hancurnya ladang minyak di satu negara bisa menyebabkan naiknya harga BBM di benua lain..
Badai Katrina, bencana bagi kita semua sebagai penghuni Bumi sama seperti Tsunami awal tahun ini..
Tidak adil kalau kita mengatakan Katrina hukuman bagi Amerika, itu sama seperti halnya mengatakan Tsunami adalah hukuman untuk Bangsa Indonesia, mungkin ada benarnya..entahlah hanya Allah yang tahu, tapi yang lebih penting kan gimana kita sikap kita setelah bencana..
Saya sendiri sekarang sudah hampir lupa akan bencana Tsunami dan pelajaran-pelajaran yang di berikannya.. dengan Katrina paling tidak kita diberi kesempatan oleh Allah untuk memikirkan lagi, untuk memetik pelajaran lagi... apapun bentuk pelajaran yang masing-masing kita dapatkan ..
Semoga saja para korban Badai Katrina meninggal sebagai pejuang.. sebagaimana korban Tsunami di Aceh... sebagai pejuang hidup.... Semoga Indonesia bisa belajar, semoga Amerika bisa belajar, semoga saya bisa belajar......
Tahun ini tahun bencana...sebentar lagi bulan Ramadhan.. semoga bisa jadi semacam ruwat bagi Bumi kita semua..
amiiin

..humanity will prevail...
|
Setiap jam, lebih dari 1200 anak meninggal dunia.... diseluruh dunia. Konon, menurut Human Development Report tahun 2005 dari UNDP, jumlah ini sama dengan korban tiga tsunami setiap bulan nya. Mengerikan.
Perjalanan kita sebagai umat manusia sudah cukup lama dan pencapaiannya pun sudah sangat luar biasa.. tapi mendengar data diatas sedih juga ya.. ternyata peradaban kita tidak bisa menciptakan kemajuan yang merata... Bayangkan, penghasilan 500 orang terkaya di dunia jika digabungkan sebanding dengan penghasilan 416 juta orang termiskin di dunia.
Sebenarnya pemimpin dunia juga sudah sadar akan hal ini, Millenium Development Goals telah di deklarasikan lima tahun yang lalu, isinya antara lain mengurangi kemiskinan, menyediakan pendidikan untuk semua anak di seluruh dunia, dan mengurangi angka kematian anak.
Kalau dilihat sekarang .. kayanya masih jauh dari golnya (kata UNDP lho..).
Dalam kesempatan lain juga UNDP laporan UNDP mengungkap bahwa ternyata keadaan kita saat ini (lupa tentang apanya, pokoknya berhubungan dengan Human Development gitu..), ternyata lebih buruk dibanding 15 tahun yang lalu!! Ini berarti kita sebagai umat manusia, kalifah di Bumi ini lebih bodoh dari keledai!! karena pasti udah kejeblos berkali-kali di lubang yang sama.. selama lima belas tahun.. dan lubang itu namanya kemiskinan..
Aduh emang susah sih kalau mikirin bumi... tapi kalau bukan kita siapa lagi? Penghuni planet xyz di perbatasan uranus sana? atau Sith Lords yang lagi sibukmemerangi para Jedi? atau mungkin Marvin?
Rasanya kita semua harus mulai dari sekarang.. ayo sama-sama kita berantas kemiskinan?
Caranya? .... eh iya ya gimana caranya?

...and i think to myself ....
what a wonderful world.......

Komentar Terbaru

Tinggalkan Pesan


Name
Email
URI
Msg

Tags

Gegambaran

Loenpia.net